Senin, 30 Desember 2013

AL-QUR'AN KEAJAIBAN DI AKHIR ZAMAN


Inilah keabadian, dapat diperbarui dan bukti yang hidup. Al-Quran adalah keajaiban yang abadi di tangan kita sampai akhir zaman. Pada 14 abad yang lalu, suku Badui di padang pasir menguji al-Quran dan menemukan pengetahuan ketuhanan di dalamnya, yang mana dia mengakui al-Quran dari Tuhannya dan ditegaskan dengan teliti melalui pesan Nabi Muhammad SAW.
Sekarang ini, para ilmuwan dengan disiplin ilmu pengetahuan yang bervariasi mempelajari al-Quran untuk mendapatkan pengetahuan ketuhanan yang sama yang mana mereka diberi bukti yang sama dan ditegaskan bahwa hal ini berasal dari pencipta alam semesta. Demikian juga bukti itu menegaskan keaslian buku itu melalui Nabi Muhammad SAW Kami telah bertemu dengan sejumlah ilmuwan yang sebagian dari mereka telah menegaskan bahwa pengetahuan ini bukan berasal dari manusia.
Profesor Dorja Rau mengatakan: "Sulit membayangkan bahwa tipe pengetahuan ini telah ada pada 1400 tahun yang lalu. Mungkin ada beberapa hal yang mereka memiliki ide sederhana tetapi untuk menggambarkan hal ini secara detail sangat susah. Sehingga, hal ini tidak didefinisikan ilmu pengetahuan manusia secara sederhana. Beberapa di antara mereka mengatakan bahwa pengetahuan bisa berasal dari luar alam semesta ini. "

Profesor Amstrong berkata: "Mungkin ada sesuatu di luar pemahaman kita yang sesuai dengan pengalaman manusia biasa untuk rnenerangkan tulisan yang telah kita lihat. "

Profesor Dorja Rao berkata: "Dengan demikian, saya pikir informasi itu pasti berasal dari sumber supernatural."

Sebagian dari mereka mengekspresikan dengan tidak gentar dan menegaskan bahwa pengetahuan ini hanya berasal dari Allah, pencipta alam semesta.
Pertanyaannya: Kemudian Anda pikir dari siapa sumber infiormasi ini?

Profesor Hay menjawab: "Saya pikir ini pasti dari Tuhan."

Profesor Kroner : ".. .metode ilmiah modern sekarang membuktikan apa yang telah dikatakan Muhammad 1400 tahun lalu. "

Profesor Marshal Johnson: "Saya tidak menemukan perbedaan di sini dengan konsep yang berkaitan dengan ketuhanan yang terlibat di dalam apa yang telah ditulis."

Profesor Shroeder: "Sebenarnya, ilmuwan sekarang rnenemukan apa yang telah dikatakan sebelumnya: "

Profesor Persaud: "Tidak ada kesulitan dalam pikiran saya mengenai wahyu yang hebat atau yang diturunkan kepadanya dengan pernyataan­pernyataan ini. "

Sebagian dari mereka menyimpulkan pernyataan mereka sebagai berikut :

Profesor Keith Moore: "Telah jelas bagi saya bahwa pernyataan ini pasti berasal dari Allah melalui Muhammad, sebab hampir seluruh pengetahuan ini tldak ditemukan sampai beberapa abad setelahnya. Hal ini membuktikan kepada saya bahwa Muhammad adalah utusan Allah. "

Sebagian dari mereka mengucapkan shahadat dan memeluk Islam.

Profesor Tejasen: "Saya pikir inilah saatnya mengucapkan "Tiada Tuhan yang patut disembah selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah."

Tidak ada keraguan bahwa al-Quran adalah keajaiban abadi yang kita miliki. Sebagaimana firman Allah di dalam al-Quran:

"Katakanlah: "Siapakah yang lebih kuat persaksiannya?" Katakanlah: “Allah. " Dia menjadi saksi antara aku dan kamu. Dan al-Quran ini diwahyukan kepadaku supaya dengannya aku memberi peringatan kepadamu dan kepada orang-orang yang sampai al-Quran (kepadanya). " (QS al-An'am : 19)

Dengan demikian, siapapun yang telah diberi informasi tentang al-Quran ini mengemban kesaksian dan peringatan. Sifat dasar kesaksian ini tiap-tiap ayat dalam kitab Allah berisi penegasan secara ilmiah. Setiap ayat berisi pengetahuan ketuhanan. Setiap abad, kaum cendekiawan membuat kemajuan baru pada bidang mereka yang bermacam-macam.

Allah telah berfirman:

". . . tetapi Allah mengakui al-Quran yang diturunkan-Nya kepadamu, Allah menurunkannya dengan ilmu-Nya. . . " (QS an-Nisa : 166)

Al-Quran adalah keajaiban yang memulai lagi dirinya sendiri dengan cara yang sesuai untuk setiap zaman / masa.

Allah telah berfirman:

"Untuk tiap-tiap berita (yang dibawa oleh rasul-rasul) ada (waktu) terjadinya dan kelak kamu akan mengetahui. " (QS al-An'am : 67)


CIPTAAN NYA

Laut dan Samudera

Kami menghadirkan kepada Anda Prof. William W Hay, ahli geologi Universitas Colorado, Boulder, Colorado, Amerika Serikat. Sebelumnya dia, sebagai Dekan Rosentiell School of Marine dan Atmospheric Science di Universitas Miami, Miami, Florida, Amerika Serikat. Kami pergi dengannya pada ekspedisi laut untuk menunjukkan kepada kami beberapa fenomena yang berhubungan dengan penelitian kami, keajaiban ilmiah dari al-Quran dan Sunnah. Kami menanyakannya tentang permukaan laut, pembatas antara bagian atas dan bawah laut, dasar samudera, dan geologi laut. Kami juga menanyakan kepada Profesor Hay tentang pembatas air yang bercampur antara air laut dan air sungai. Dia cukup baik dalam menjawab pertanyaan kami secara detail. Dalam kaitannya dengan pencampuran antara laut yang berbeda, dia menjelaskan bahwa dalam kumpulan air ini bukanlah laut yang homogen sebagai­mana yang terlihat. Laut-laut itu agak berbeda, yang membedakan adalah kadar garam yang bermacam-macam, suhu, dan berat jenis. Jika dilihat dengan mikroskop akan terlihat garis putih yang merupakan percampuran antara dua air laut yang berbeda. Masing-masing percampuran ini membagi dua laut yang berbeda dalam suhu, kadar garam, berat jenis, biologi laut, dan kadar oksigen yang larut. Ilmuwan pertama melihat gambar, sebagaimana yang Anda lihat, pada tahun 1942, setelah beratus-ratus tahun tempat penelitian laut itu didirikan. Di sinilah kita lihat perbedaan antara Laut Tengah dan Samudera Atlantik.

Pada foto, kita lihat segitiga yang berwama. Ini adalah dasar batu Gibraltar. Kita dapat mengamati perbedaan warna kedua kumpulan air, meskipun dengan mata telanjang manusia tidak dapat merasakan kealamiannya. Hal itulah yang mungkin dengan alat satelit fotografi dan teknik kegunaan remote. Foto yang dibuat di sini diambil dengan menggunakan satelit, khususnya yang berkaitan dengan panas dari kumpulan air yang berbeda-beda. Dan alasan inilah mengapa laut terlihat memiliki warna yang berbeda. Sebagaimana contoh, kita di sini melihat biru muda, biru tua, dan hitam. Kumpulan air yang lain menunjukkan warna hijau. Perbedaan warna itu menunjukkan perbedaan suhu dari permukaan laut. Akan tetapi, sebagaimana yang kita ketahui semua, samudera dan laut akan terlihat dengan warna biru di hadapan mata kita. Percampuran ini hanya dapat dilihat dan diterima dengan penelitian ilmiah dan teknologi modern. Allah telah menjelaskan kepada kita di dalam al-Quran bahwa:

"Dia membiarkan (maraja) dua lautan mengalir yang keduanya kemudian bertemu, antara keduanya ada batas yang tidak dilampaui oleh masing-masing " (QS ar-Rahman: 19 - 20)

Secara tradisi, ada dua tafsiran utama dari ayat ini. Yang pertama, menunjukkan dengan mengikud arti harfiah dari istilah maraja, laut yang bertemu dan bercampur dengan yang lain. Akan tetapi, pada kenyataannya al-Quran melanjutkan pengertian itu bahwa ada pembatas antara mereka. Arti pembatas ini secara sederhana mencegah laut dari melanggar hal keduanya atau penggenangan dengan yang lain.
Pendukung pendapat kedua, menanyakan bagai­mana bisa ada pembatas antara laut yang mana mereka tidak melanggar satu dengan yang lain. Sedangkan ayat ini menunjukkan bahwa laut saling bertemu? Mereka menyimpulkan bahwa laut tidak bertemu dan mencari arti lain dari istilah maraja, tetapi sekarang ilmu pengetahuan modern menunjukkan kita dengan informasi yang cukup untuk menyelesaikan persoalan ini. Laut tidak bertemu sebagaimana yang kita lihat, sebagaimana contoh di dalam gambar Mediterranean dan Samudera Atlantik. Meskipun ada pembatas air yang condong di antaranya, kita sekarang tahu bahwa mela­lui pembatas ini air dari masing-masing laut itu melintasi yang lain. Tetapi ketika air dari laut satu memasuki laut yang lain, akan kehilangan sifat tersendirinya dan menjadi sejenis dengan air yang lain. Pada suatu jalan, pembatas ini menjalankan sebuah peralihan area sejenis untuk dua macam air.

Inilah sebuah contoh yang unggul dari penelitian ilmiah modern Islam. Dengan demikian teknik modern dapat digunakan untuk menunjukan bahwa al-Quran tidak ada bandingannya. Kami mendiskusikan ayat ini dan beberapa ayat yang lain yang sangat panjang dengan Profesor Hay dan kemudian kami menanyakan kepada beliau pertanyaan sebagai berikut: "Apakah pendapat Anda tentang fenomena ini, yakni teks yang telah Anda miliki sekarang yang telah diturunkan pada 1400 tahun yang lalu dan menggambarkan secara mendetail rahasia alam semesta yang mana tidak seorang pun pada waktu itu yang pernah mengetahuinya secara sederhana karena teknik dan peralatan yang tersedia?

Profesor Hay menjawab: "Saya mendapatkan hal yang sangat menarik bahwa informasi semacam ini di dalam kitab Injil kuno dari kitab al-Quran dan saya tidak rnemiliki cara mengetahui mereka datang dari mana, tetapi saya pikir hal ini luar biasa menarik dan pekerjaan ini akan berlanjut untuk menemukannya, arti dari beberapa bagian ini. " Dia ditanyai: "Kemudian Anda telah menolak dengan mutlak hal ini berasal dari sumber manusia. Siapa yang Anda pikiirkan informasi seperti ini dari sumber yang asli?" Profesor Hay menjawab: "Baik, saya berpikir pasti ini berasal dari Tuhan. "
Sebenarnya ini adalah pengetahuan Ketuhanan yang diturunkan Allah untuk mendukung pesan Nabi Muhammad SAW, yang mana beliau bersabda:

"Setiap Rasul telah diberi sesuatu untuk membuat umatnya percaya kepadanya. Tetapi aku diberi petunjuk oleh Allah, dan aku berbarap, aku akan memiliki pengikut paling banyak di hari kiamat. " (HR Bukhari)


Petunjuk ini berisi keajaiban dan tetap dipegang teguh sebagai buku kepada manusia sampai akhir zaman.

Sabtu, 28 Desember 2013

Al-QUR'AN DAN MUHAMMAD

Apakah AI-Quran itu
dan Siapakah Muhammad itu?


Al-Quran adalah firman Allah sebagai sumber utama untuk setiap keyakinan dan ibadah orang Islam. Hal ini merupakan sebuah peraturan untuk semua subjek yang berhubungan dengan manusia, kebijakan, ajaran, ibadah, jual-beli, hukum, dan lain-lain. Akan tetapi yang Paling utama adalah hubungan antara Allah dan makhluk Nya. Pada saat yang sama, al-Quran juga memberikan pedoman dan ajaran secara mendetail tentang kemasyarakatan, bergaul atau berperi laku dengan sesama manusia dan sistem ekonomi secara adil.
Mushaf al-Quran diturunkan kepada Nabi Muham­mad SAW dalam bahasa Arab. Sehingga banyak terjemahan al-Quran, baik yang diterjemahkan ke daiam bahasa Inggris atau bahasa lain. Tidak ada al-Quran lain atau versi lain al-Quran selain al-Quran itu sendiri. Al-Quran tetap eksis hanya dalam bahasa Arab sejak diturunkan.
Nabi Muhammad SAW lahir di Makkah, Jazirah Arab, tahun 570 M. Ayahnya meninggal sebelum beliau lahir dan sebentar kemudian ibunya juga meninggal. Akhirnya beliau diasuh pamannya, salah satu orang yang dihormati di suku Quraisy. Dia diasuh dalam keadaan buta huruf tidak dapat membaca atau menulis dan tetap dengan keadaan demikian sampai meninggal. Begitu beliau tumbuh dewasa, dia terkenal sebagai seorang yang jujur, terpercaya, dermawan, dan tulus hati. Karena dia orang yang dapat dipercaya, dia mendapat julukan al-Amin.
Nabi Muhammad SAW sangat tafakur dan dia sangat dibenci oleh masyarakat yang menyembah berhala sepanjang dekade. Pada waktu berumur empat puluh tahun, Nabi Muhammad SAW menerima wahyu pertama kali dari Allah SWT melalui malaikat Jibril. Wahyu itu berlangsung selama 23 tahun dan terkumpul dalam sebuah mushaf yang terkenal dengan nama al-Quran.
Hadis adalah perkataan Nabi Muhammad SAW yang juga dijadikan sumber kedua. Akan tetapi, pernyataan ini tidak dijadikan susunan kata secara langsung dari Allah. Sesegera mungkin dia mulai menyampaikan al-Quran dan mengajarkan kebenaran yang telah Allah turunkan kepadanya, dia dan pengikutnya yang masih sedikit mendapat penyiksaan dari orang-orang kafir. Penganiayaan itu semakin berat sampai tahun 622 M, dimana Allah memerintahkan mereka untuk berhijrah.
Hijrah ini dari kota Makkah ke kota Madinah, sekitar 400 kilometer ke arah utara. Peristiwa hijrah ini lantas dijadikan sebagai pedoman kalender Hijriah.
Setelah beberapa tahun, Nabi Muhammad SAW dan pengikutnya sanggup untuk kembali ke Makkah di mana mereka memaafkan musuh-musuhnya. Sebelum Nabi Muhammad SAW meninggal pada umur 63 tahun, Islam telah menyebar ke seluruh ke Jazirah Arab. Dan sampai berabad-abad sepeninggainya, Islam telah menyebar ke Barat sampai ke Spanyol dan ke Timur sejauh Cina.
Di antara alasan-alasan mengapa Islam cepat berkembang dan menyebar karena Islam mengajarkan kebenaran dan perdamaian. Islam memiliki keyakinan, mengajarkan, dan merupakan agama tauhid, yaitu yang hanya menyembah satu tuhan, satu-satunya Tuhan yang patut disembah.
Nabi Muhammad SAW adalah contoh teladan yang memiliki sifat jujur, adil, murah hati, selalu mengasihi, dan pemberani. Dia menghilangkan semua tindak kejahatan dan berusaha sejauh mungkin semata-mata demi agama Allah dan pahala-Nya di akhirat nanti. Semua urusan dan perbuatannya dia sandarkan pada Allah.

AL-FATHIHAH

Kaligrafi surat al fatihah

Kaligrafi surat al fatihah
Keindahan Kaligrafi surat al fatihah. Nabi Muhammad s.a.w. pernah bersabda yang bermaksud: "Membaca Fatihah Al-Quran pahalanya seperti sepertiga Al-Quran" Juga Nabi Muhammad s.a.w.bersabda: "Surat Al-Fatihah adalah untuk apa ia dimaksudkan dalam bacaannya." dan "Fatihah itu pembukaan maksud bagi orang-orang mukmin."

Jumat, 27 Desember 2013

PEDOMAN UMAT


SANG MAHA PENCIPTA




“Agama dapat menjadi petunjuk berhasil untuk pencarian ilmu pengetahuan. Dan agama Islam dapat mencapai sukses dalam hal ini. Tidak ada pertentangan antara ilmu genetika dan agama. Kenyataan di dalam al-Quran yang ditunjuk­kan oleh ilmu pengetahuan menjadi valid. AI-Quran yang berasal dari Allah mendukung ilmu pengetahuan.

- Prof. Dr. Joe Leigh Simpson
Ketua Jurusan Ilmu Kebidanan dan Ginekologi dan
Prof. Molecular dan Genetika Manusia,
Baylor College Medicine, Houston,
Amerika Serikat.

"Nabi Muhammad SAW sebagai buku ilmu pengetahuan dari Allah. "


- Prof. Marshall Johnson
Guru Besar ilmu Anatomi dan Perkembangan Biologi,
Universitas Thomas Jefferson,
Philadelphia, Pennsylvania,
Amerika Serikat.

“AI-Quran adalah sebuah kitab, petunjuk, kebenaran, bukti,” dan kebenaran yang abadi bagi kita sampai akhir zaman. "


- Prof. TVN Persaud
Ahli anatomi, ahli kesehatan anak-anak, dan ahli ginekologi kebidanan dan ilmu reproduksi 
di Universitas Manitoba, Winnipeg, Menitoba,
Kanada.

"Semua yang tertulis di dalam al-Quran pasti sebuah kebenaran, yang dapat dibuktikan dengan  peralatan ilmiah. "


- Prof. Tejatat Tejasen
Ketua Jurusan Anatomi Universitas Thailand,
Chiang Mai

"...metode ilmiah modern sekarang membuktikan apa yang telah dikatakan Muhammad 1400 tahun yang lalu. AI-Quran adalah buku teks ilmu pengetahuan yang simpel dan sederhana untuk orang yang sederhana. "


- Prof. Alfred Kroner
Ketua Jurusan Geologi Institut Geosciences,
Universitas Johannnes Gutterburg, Maintz,
Jerman.

“AI-Quran adalah kitab yang menakjubkan yang menggambarkan masa lalu, sekarang, dan masa depan. "


- Prof. Palmer
Ahli Geologi ternama
Amerika Serikat.

"llmuwan itu sebenarnya hanya menegaskan apa yang telah tertulis di dalam al-Quran beberapa  tahun yang lalu. Para ilmuwan sekarang hanya menemukan apa yang telah tersebut di dalam al-Quran sejak 1400 tahun yang lalu."


- Prof. Shroeder
Ilmuwan kelautan dari
Jerman

"Dengan membaca al-Quran, saya dapat menemukan jalan masa depan saya untuk investigasi alam semesta,"


- Prof. Yoshihide Kozai
Guru Besar Universitas Tokyo dan
Direktur The National Astronomical Observatory, Mikata, Tokyo,
Jepang

  
PENGETAHUAN YANG BENAR HARUS DITEGASKAN DENGAN AGAMA YANG BENAR